Sabtu, 24 September 2011

Pagi ini ku saksikan air langit menghantam bumi,jauh dari ketinggian mengejar grafitasi,menampar sunyi dengan bisikan gema yang tak pernah terduga,hingga terjagalah aku dari lelap tidur senja,oh semesta,misterimu tak terhingga,di manakah kau simpan hamparan surga,ku coba raba setiap hembusan sejuknya surya,di sana ku temukan setumpuk surga yang tak mampu tuk ku lukis,indah pada pada titik sunyi hati berselimut magis,inikah yang dinamankan bahagia,saat ku riang ketika nafasku terbakar bersama kala,hunuslah aku dengan kalam untuk ku menghantam malam,hingga jiwa-jiwa ini tak mampu lagi terjemahkan butiran-butiran atom dalam hitungan kuartal,pagi ini ku bahagia karnah telah membakar birokrasi dalam sejejal kisah yang tak pernah tersirat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar